Berubah tidak semenyenangkan itu.
Usia yang bertambah, lingkungan yang berubah serta kondisi hidup lain nya membuat manusia harus berubah. Entah berubah menjadi lebih baik atau lebih buruk. Bisa juga berubah menjadi seperti lingkungan sekitar nya atau berubah karena tuntutan. Berubah menjadi lebih dewasa adalah hal yang paling klise. Indikator nya terpaku pada usia, perbandingan dengan orang lain dan hal-hal gak masuk akal lain nya.
Menurut pengalaman saya, berubah memang tidak semenyenangkan itu. Kita seakan dilarang jadi diri sendiri. Seiring berjalan nya usia perilaku kita harus semakin hati-hati. Banyak orang akan melihat tingkah laku kita dari usia kita. Seakan akan manusia dengan usia kepala 3 harus berwibawa dan manusia dengan kepala usia 2 harus banyak belajar dari seniornya. Klise !
Kesadaran berubah menurut saya lebih ke arah tanggung jawab. Dan faktor nya juga bukan usia tapi keadaan. Ketika kita menikah sudah sepantas nya kita bertanggung jawab kepada keluarga baru yang kita sepakati. Ketika akhirnya kita harus kehilangan kedua orang tua kita, sudah sepantasnya kita bertanggung jawab sendiri atas kehidupan kita. Ketika kita sudah lulus kuliah pun sudah sepantas nya kita bertanggung jawab untuk belajar hidup sendiri. Efek dari sepantas nya bertanggung jawab ya tentu sikap kita !
Ambil satu contoh, kita berubah menjadi lebih sering menyapu, mengepel dan menyiram taneman. Lalu ada saudara datang dan melihat kegiatan kita tadi. Lalu mereka berkata
"Wah sekarang kamu berubah ya menjadi lebih rajin."
Dulu mungkin doi gak rajin untuk urusan menyapu, mengepel dan menyiram taneman karena dirumah nya ada pembantu, jadi untuk apa mengambil alih tugas pembantu. Dan sekarang ketika doi udah punya rumah sendiri yang tanpa pembantu jelas kebersihan menjadi tanggung jawab doi. Yang berubah bukan menjadi lebih rajin, tapi karena tanggung jawab nya !
Terkadang ungkapan-ungkapan seperti ini yang membuat kita menjadi lebih malas melakukan hal itu. Tanggung jawab baru kita seakan akan mencerminkan perubahan hidup kita yang dulu nya malas menjadi rajin.
Perubahan akan selalu menjadi bahan perbincangan, yang awal nya menangur dan sering nongkrong kini sudah bekerja dan menjadi sibuk. Lalu hilang di tongkrongan dan terjadilan pembicaraan ini.
"Si doi sekarang udah berubah, sok sibuk."
Percayalah berubah tidak semenyeangkan itu.
Komentar
Posting Komentar